Bakar Sampah Daun Basah Harus Berurusan dengan Polisi, Begini Kisahnya

Bakar sampah,Balik Papan,

Img: TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI

 

BALIKPAPAN – Razaq (52) tak habis pikir dirinya harus berhadapan dengan pihak berwajib, hanya gara-gara membakar sampah.

Tapi  Razaq sempat membuat warga Kelurahan Damai RT 02 Balikpapan Kota panik.

Di tempat Razaq membakar sampah, membubung asap putih tebal ke angkasa.
Kontan warga sekitar mengira terjadi kebakaran. Diketahui lokasi asap tersebut berasal di kawasan bangunan lama yang hendak dirobohkan pamiliknya. Nah, Razaq merupakan salah satu pekerja yang bertugas merobohkan bangunan rumah tersebut. “Saya itu cuma bakar daun ketapang, Pak. Bakar di depan, kan gak enak di pinggir jalan. Makanya saya bakar di dalam,” katanya.

Razaq membakar daun beserta sampah di tumpukan kayu di salah satu bagian kamar bangunan yang tak beratap lagi. Sekitar 18.00 Wita ia membakar sampah tersebut. Lantaran sampah basah, api tak menyala. “Dia (daun dan sampah) basah, jadi tekukus. Saya tinggal sholat maghrib, Pak. Eh, pas balik ke sini, sekitar 19.00 warga sudah rame bilang kebakaran lah. Ada pemadam segala lah,” serunya.

Pantauan Tribunkaltim.co, petugas pemadam kebakaran menarik selang sekitar 100 meter ke dalam bangunan. Mereka menyemprot bangunan yang dijadikan tempat bakaran pekerja. Tak lama petugas meyiram tumpukan sampah, kemudian memastikan lokasi tersebut aman. “Kaget saya dipanggil warga, ada kebakaran. Ternyata rumah kosong ini dulu rumah tempat tinggal, lalu dijual. Ini tempat dalam proses pembongkaran,” kata ketua RT 02, Aman kepada Tribunkaltim.co, Selasa (5/12/2017).

Tak lama berselang, polisi datang ke lokasi kejadian kemudian membawa Razaq ke pos polisi untuk dimintai keterangan.

Hingga berita ini diturunkan, mobil pemadam kebakaran telah meninggalkan lokasi.

Sumber: tribunnews.com

 

93total visits,1visits today

,
EnglishBahasa Indonesia