Konsep Islam Membangun Keluarga Yang Mantap

Salam silaturahmi untuk seluruh keluarga besar Almarhum KH. Amin Suarmin (Foto: Asep Ruslan)

Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hubungkan silaturahmi (HR Bukhori-Muslim).

KOTA BANDUNG, ASEPNEWS.com – Silaturahmi atau silaturahim berasal dari dua kata, yaitu silah yang artinya tali atau hubungan dan rahim yang artinya kasih sayang. Silaturahim sering diartikan sebagai menyambung tali kasih sayang atau tali persaudaraan.

Nabi Muhammad SAW tidak pernah mencontohkannya secara khusus untuk bersilaturahmi saat Idul Fitri. Silaturahim yang dilakukan Nabi SAW adalah setiap saat, tidak hanya terbatas saat Idul Fitri.

Nabi SAW hanya memberikan contoh dengan selalu berangkat dan pulang setelah shalat Id melalui dua jalan yang berbeda agar bisa bertemu banyak orang yang bergantian dapat bersilaturahmi.

Di Indonesia silaturahmi ini sudah lazim dilakukan terutama saat Idul Fitri tiba. Idul Fitri memang saat yang tepat untuk saling bersilaturahmi.

Menyambung persaudaraan atau bersilaturahim adalah suatu kewajiban bagi setiap Muslim. Allah SWT telah menjanjikan kepada orang yang menjalin silaturahmi dengan balasan SURGA.

Pembacaan Al-Quran oleh Nabila & Qonita, cucu Almarhum KH. Amin Suarmin (Foto: Asep Ruslan)

Dalam sebuah hadis dari Al Ayyub Al Anshary bahwa Rasulullah SAW pernah suatu kali ditanya oleh seorang laki-laki, ”Ya Rasulullah, beritahukan kepadaku suatu perkara yang bisa mengantarkanku ke surga!” Rasulullah SAW menjawab, ”Menyembah Allah tanpa mempersekutukan-Nya dengan sesuatu, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, dan bersilaturahmi.”

Allah SWT juga sangat mengecam siapa saja yang memutuskan silaturahim. Hal ini ditunjukkan dengan adanya ancaman dari Allah bagi siapa saja yang memutuskan tali persaudaraan sesama Muslim seperti ditunjukkan dalam sebuah hadis bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan silaturahim,” (HR Bukhori-Muslim).

Selain merupakan kewajiban, silaturahmi banyak sekali manfaatnya. Dengan bersilaturahmi, keluarga yang jauh akan terasa dekat kembali, saudara dan kawan lama bisa berkumpul, bahkan orang yang berseteru bisa rukun kembali.

Diskusi agama dalam pertemuan rutin keluarga Almarhum KH. Amin Suarmin (Foto: Asep Ruslan)

Dengan saling berkumpulnya saudara dan teman yang selama ini terpisah serta rukunnya kembali orang yang sebelumnya berseteru, insya Allah akan dapat disatukan kembali hubungan persaudaraan. Diharapkan dengan terjalinnya kembali persaudaraan, umat Islam yang bersatu dan bersaudara akan terwujud kembali seperti ketika Rasulullah SAW mempersaudarakan kaum Muhajir dan Anshar di Madinah.

Pertemuan rutin keluarga Almarhum KH. Amin Suarmin di Bandung (Foto: Asep Ruslan)

Silaturahmi selain membuat orang lain yang kita kunjungi merasa senang, juga memiliki banyak hikmah dan keutamaan.

Mari kita simak Tausyiah Hikmah dan Keutamaan Silaturahmi dalam “Konsep Islam Membangun Keluarga Mantap” bersama Ustadz Asep Rahmat, M.Ag dalam acara Silaturahmi Keluarga Besar Almarhum KH. Amin Suarmin yang digelar di Bandung pada Sabtu (20/6/2020).

Tausyiah Konsep Islam Membangun Keluarga Yang Mantap:

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishBahasa Indonesia