Bogor, Paguyuban Asep Dunia, Pesantren Gaza Islami

Mayjen (Purn) H. Asep Kuswani di Acara Wisuda Pesantren Modern Gaza Al Islami Bogor

BOGOR – Pondok Pesantren Modern Gaza Al Islami yang berada di Jalan KH. Abdurrahman Al Amsari, Kampung Rawa Taman Rt.03/Rw.03 kelurahan Mekarwangi Kecamatan Tanah Sereal Kota Bogor, kembali melakukan Haflatul Wada atau wisuda santri kelas VI angkatan IV dibarengi tabligh akbar KH. Arjuna Muda dari Sukabumi bertempat di lapangan utama Pondok Pesantren Modern Gaza Al Islami, Minggu (12/6/2020).

Bogor, Paguyuban Asep Dunia, Pesantren Gaza Islami
Ketua Dewan Pembina PAD Mayjen TNI (Purn) H. Asep Kuswani, M.Si (Foto: Asep Ruslan)

Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Ponpes Modern Gaza Al Islami, KH. Muhammad Hariri Hadroni, Pembina Ponpes Modern Gaza Al Islami KH. Asep Burhanudin,SH, MH, MM, Ketua Dewan Pembina Paguyuban Asep Dunia (PAD) Mayjen TNI (Purn) H. Asep Kuswani, M.Si (HAN), KH. Arjuna Muda, Buya KH. Rian Suganda SH, MH, M.Si, KH. Ricky Yakub, KH. Raudotul Bahar dan sejumlah ulama, habib, kyai, sesepuh dan tokoh masyarakat setempat.

Kang Mayjen bersama Pimpinan Pontren Gaza Al Islami, KH. Muhammad Hariri Hadroni (Foto: Asep Ruslan)


Dalam sambutannya Mayjen TNI (Purn) H. Asep Kuswani, M.Si (HAN) atau Kang Mayjen mengucapkan syukur dan apresiasi terhadap para wisudawan dan berpesan, ilmu yang telah dimiliki agar bisa diaplikasikan dan diamalkan di masyarakat.

“Menuntut ilmu tidak hanya sampai disini, tapi bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Raihlah ilmu seperti kamu tidak akan mati. Ilmu yang telah dimiliki agar bisa diaplikasikan dan diamalkan di masyarakat, jangan pernah ragu untuk mengamalkannya, karena ilmu yang baik adalah ilmu yang diamalkan.,” kata Kang Mayjen.

10 besar siswa terbaik Pontren Gaza Al Islami Bogor (Foto: Asep Ruslan)

Tradisi di Pondok Pesantren Modern Gaza Al Islami dan sebuah kehormatan, 10 besar siswa terbaik harus mengabdi kepada sekolah yang ada di pondok pesantren selama satu tahun.

“Bagi siswa yang mau mengabdikan dirinya kepada negara bisa daftar melalui TNI/POLRI atau di pemerintahan sebagai ASN,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Kang Mayjen berpesan agar ilmu yang sudah diperoleh, bisa menjdi berkah dan bermanfaat baik bagi dirinya sendiri, orang tua, lingkungan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Semoga ilmu anyg telah didapat ini bisa menjdi berkah dan bermanfaat baik bagi siswa sendiri, orang tua, lingkungan, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan dilaksanakan melalui ilmu yang ikhdinas sirotol mustaqim serta meraih keberkahan dunia wal akhiroh,” pungkas Ketua Dewan Pembina PAD.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishBahasa Indonesia