Covid-19, Panduan, Ramadhan, Shalat Idul Fitri

Panduan Shalat Idul Fitri 1441 H di Rumah Saat CORONA

KOTA BANDUNG, ASEPNEWS.com – Pandemi virus Corona atau COVID-19 yang masih belum diketahui kapan berakhir membuat banyak perubahan di masyarakat, salah satunya penyelenggaraan Shalat Idu Fitri 1441 Hijriah.

Jamaah Masjid Raya Bandung Shalat Idul Fitri 1440 Hijriah (Foto: Istimewa)

Shalat Idul Fitri mengharuskan banyak orang berkumpul di satu tempat. Untuk saat ini, kegiatan tersebut dikhawatirkan bisa membuat penyebaran COVID-19 makin cepat.

Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil atau Kang Emil menegaskan bahwa Pemda Provinsi Jabar merekomendasikan agar shalat Idul Fitri 1441 H diselenggarakan di rumah masing-masing.

“(Shalat Idul Fitri) tidak dilakukan di (tempat) kerumunan, tempat umum, mengacu kepada level kewaspadaan di 27 kabupaten/kota,” kata Kang Emil, saat konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (18/5/2020).

Berikut disampaikan panduan tata cara Shalat Idul Fitri 1441 H di rumah, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Kegiatan Sebelum Shalat Idu Fitri
Meski dilaksanakan di rumah, amalan lainnya tetaplah sama. Seperti, membaca takbir sejak malam Idul Fitri. Kegiatan ini sunnah hukumnya yaitu melafazkan takbir sejak malam Idul Fitri sampai sebelum shalat Idul Fitri. Begitu juga sunnah lainnya yaitu mandi sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri.

Tak lupa untuk memakai pakaian yang rapi dan mengenakan minyak wangi khusus untuk laki-laki. Sunnah selanjutnya adalah sarapan sebelum shalat Idul Fitri. Ingat bayar zakat fitrah sebelum shalat Idul Fitri jika belum ditunaikan.

2. Niat Shalat Idul Fitri
Shalat Idul Fitri berjumlah 2 rakaat dan dilakukan sebelum khutbah. Tidak sama dengan pelaksanaan salat wajib 5 waktu, salat ini tidak dimulai dengan adzan dan iqamah.

Memulai dengan niat shalat Idul Fitri, jika dilafalkan berbunyi:

Niat shalat Idul Fitri secara berjamaah yang dibaca oleh imam:
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak’atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta’ālā. (Artinya: Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah SWT).

Niat shalat Idul Fitri secara berjamaah yang dibaca oleh makmum:
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak’atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta’ālā (Artinya: Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT).

3. Tata Cara Shalat Idul Fitri
Setelah membaca niat, siapkan diri untuk mulai shalat Idul Fitri.

Berikut Tahapannya:
Mulai dengan takbiratul ihram dan 7 kali takbir
Membaca surat Al-Fatihah dan surat lainnya
Ruku’
I’tidal
Sujud
Duduk di antara dua sujud
Sujud
Berdiri untuk rakaat kedua
Melakukan takbir sebanyak 5 kali
Membaca surat Al-Fatihah dan surat lainnya
Ruku’
I’tidal
Sujud
Duduk di antara dua sujud
Sujud
Tasyahud akhir
Salam

4. Bacaan Yang Dianjurkan
Pada setiap takbir, diharuskan mengangkat kedua tangan sampai batas telinga. Kemudian diantara dua takbir, disarankan untuk membaca tasbih dan tahmid.

Adapun bacaannya adalah:
Subhanallah, Walhamdulillah Walaa ilaha illallah Wallahu akbar Walaa haula Wala quwwata illa billahil aliyil adziim (Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung).

Anjuran lainnya adalah pilihan surat setelah Al-Fatihah. Disarankan untuk membaca surat Qaf di rakaat pertama. Sedangkan di rakaat kedua disarankan membaca surat Al-Qamar. Bisa juga membaca surat Al-A’la di rakaat pertama dan membaca surat Al-Ghasiyah di rakaat kedua.

5. Khutbah Saat Shalah Idul Fitri
Jika di rumah terdiri dari beberapa orang, maka bisa melakukan shalat Idul Fitri secara berjamaah. Salah satu dari anggotanya bisa menjadi khatib sebelum salat. Para anggota keluarga disarankan untuk mendengarkan khutbah dari khatib.

Khutbah cukup yang singkat saja dan mudah difahami oleh jamaah. Cukup memenuhi rukunnya saja yaitu membaca alhamdulillah, shalawat, membaca ayat al Quran, wasiat takwa dan memohon ampunan.

Jika shalat Idul Fitri dilakukan sendiri (munfarid) di rumah.

Berikut tahapannya:
a. Berniat niat shalat idul fitri secara sendiri
b. Dilaksanakan dengan bacaan pelan (sirr)
c. Tata cara pelaksanaannya mengacu pada panduan Shalat Idul Fitri berjamaah
d. Tidak ada khutbah

Berikut niat sholat Idul Fitri secara sendiri:
Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini lillaahi ta’aalaa’ (Artinya: Aku sengaja niat salat sunah Idul Fitri karena Allah SWT).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishBahasa Indonesia