Penetapan Pengurus APIDA Jabar Masa Bakti 2016-2020

Kristomo, Adjat Sudradjat, Andi Purwadi, Rosjid Mansur dan Asep Ruslan (Foto: Asep Ruslan)

KOTA BANDUNG – Masyarakat Jawa Barat patut berbangga karena sudah mempunyai Asosiasi Perlebahan Indonesia Daerah (APIDA) Jawa Barat Masa Bakti 2016-2020 dengan sudah ditandatanganinya SK. Kepengurusan Nomor: 2/KPTS/APIDA/2018 Tanggal 04 Oktober 2018 oleh Ketua APIDA Jabar Andi Purwadi.

Bertempat di ruang rapat lantai 2 kantor Perum Perhutani Divisi Regional Jabar & Banten Jln. Sukarno Hatta No. 628 kota Bandung, dimulai pukul 09.00 Wib digelar acara diskusi Perlebahan dan Penetapan Pengurus Asosiasi Perlebahan Indonesia Daerah (APIDA) Jawa Barat (Jabar) Masa Bakti 2016-2020, Kamis (04/10/2018).

Pengurus Asosiasi Perlebahan Indonesia Jabar (APIDA JABAR) 2016-2020 (Foto: Asep Ruslan)

Acara tersebut dihadiri oleh Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan/Dewan Pakar dan Pengurus APIDA Jabar yang dilantik diantaranya: Dr. H. Adjat Sudradjat (Ketua Dewan Pertimbangan APIDA Jabar/Mantan Dirjen Planologi Departemen Kehutanan/Dosen IPB), H. Rosjid Mansur (ADP/Pakar lebah), Dr. Mahani (Anggota Dewan Pertimbangan (ADP) APIDA Jabar/Pakar lebah/Dosen Unpad), Dr. Dwi Purnomo (ADP/Pakar lebah/Dosen Unpad), HR. Iskandar Soelaeman (ADP), Andi Purwadi (Ketua APIDA Jabar), Kristomo (Wkl. Ketua), Sudarwanto (Sekretaris APIDA Jabar), R. Waluyo Haryono (Wkl. Sekretaris), Desriyanti (Bendahara APIDA Jabar), Rina Indriati (Wkl. Bendahara), Ari Suryagautama (Kabid. Organisasi & Anggota), Aris Dwi Sabiantara (Kabid Produksi & Pengembangan), Nandang (Kabid Pengembangan Pakan lebah), Yusrie Abdoel Ghonie (Kabid Promosi & Pemasaran), H. Asep Ruslan (Kabid Komunikasi & Kerjasama), dan Dindin Jamaludin (Anggota Bidang Komunikasi & Kerjasama).

HR. Iskandar Soelaeman, Oding, Dr. Mahani dan Desriyanti dalam diskusi perlebahan (Foto: Asep Ruslan)

Selain itu, acara ini juga dihadiri Asep Surahman (Adm. Perhutani Bandung Selatan), Sukidi (Adm. Perhutani Purwakarta), Jeri (Adm. Perhutani Bogor), Muhamad Arta (KPH Garut), Anggota APIDA Jabar, Paguyuban Asep Dunia (PAD), Perkumpulan Jasa Usaha Peternak Lebah Mulya Rasa, Madu Murni Mustika Gunung, Madu Lereng Tanggul, Asep Honey, Koperasi Argadika Rimba Lestari (KOGARDIKA), ARGADIKA (IKA AIK-Fahutan Unwim), STIKES Dharma Husada Bandung, Unpad, IPB, Fahutan Unwim, MPKA RIMBAWAN, SMK Nagrak Purwakarta, Pesantren Nagrak Purwakarta, Pengurus API Pusat, Dinas Kehutanan Provinsi Jabar, Dinas KSDA, Perum Perhutani Divisi Regional Jabar & Banten, Sinarpaginews, Asepnews, MANGLE (Majalah Mingguan Basa Sunda), LogikaNews, LOGIKA (Majalah Bulanan), PATRA (Majalah Dwi Mingguan), Green Indonesia (Majalah Lingkungan & Perubahan Iklim), Penggiat dan Penggerak Perlebahan di Jawa Barat.

Sudarwanto, Andi Purwadi, Rosjid Mansur dan Asep Ruslan (Foto: Asep Ruslan)

Dalam sambutannya ketua APIDA Jabar Andi Purwadi yang juga Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, mengatakan pengurus APIDA Jabar yang sudah ditetapkan ini semoga membawa API yang namanya sudah besar menjadi lebih besar lagi.

“Kita punya tugas dan komitmen agar APIDA Jabar yang sudah terbentuk tapi mati suri kita bangkitkan kembali. APIDA Jabar ini namanya sudah besar, untuk itu semoga seluruh pengurus bisa bekerja sama memperbesar kembali kejayaan APIDA Jabar dengan di isi oleh pengurus yang profesional,” kata Andi Purwadi, Kamis (4/10/2018).

Asep Surahman, Sukidi dan Asep Jaelani tampak hadir dalam diskusi perlebahan Jabar (Foto: Asep Ruslan)

“Dalam waktu dekat Indonesia akan menyelenggarakan Konferensi Perlebahan Tingkat Asia Ke-14, Asian Apicutural Association (AAA-14) tanggal 22-25 Oktober 2018 di Jakarta. Dibuka oleh Wakil Presiden RI dan General Lecture oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Presiden Asian Apicutural Association, dan Ketua Umum Asosiasi Perlebahan Indonesia (API). Artinya perlebahan ini kancahnya sudah internasional,” ungkap Ketua APIDA Jabar.

“Untuk penghasilan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dari sektor bisnis madu, Perhutani di Target Rp. 23 milyar dalam satu tahun, sehingga diperlukan produksi madu ± 15 ton per bulan. Ironisnya tidak bisa dicukupi oleh pasokan lokal Perhutani. Untuk itu Perhutani akan kerjasama, mendorong dan memberdayakan potensi dari para petani madu yang ada di wilayah Jawa Barat. Dan kami akan memberdayakan 12 Adm untuk menyiapkan lahan bagi pakan lebah,” pungkasnya.

H. Rosjid Mansur, Pakar Lebah yang juga Anggota Dewan Pertimbangan APIDA Jabar dalam pemaparannya mengatakan.

“Saya haji Rosjid yang sekarang berumur 82 tahun, kalau masih diberikan umur panjang 5 tahun ke depan insyaAllah masyarakat Jawa Barat akan maju dan Perhutani akan bangkit dalam usaha perlebahan dan produksi madu,” kata H. Rosjid Mansur

Asep Ruslan dan Rosjid Mansur (Foto: Asep Ruslan)

“Saya mengikuti selama 25 tahun perkembangan produksi madu di Indonesia, dan tidak berkembang hanya 1.000 ton per tahun saja hasilnya karena apa? Karena ketersediaan pakan lebahnya yang sedikit. Kalau pakan lebahnya banyak, dijamin produksi madu akan berlimpah,” ujarnya.

Selanjutnya H. Rosjid menjelaskan tentang pakan lebah unggulan.

“Pakan lebah unggulan pertama adalah Pohon Randu dengan hasil madu per tahun 400 ton oleh para peternak lebah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kedua Pohon Rambutan dengan hasil madu 350 ton per tahun oleh peternak lebah di Jawa Barat,” penjelasan H. Rosjid.

Dindin Jamaludin, Dr. Mahani dan Asep Ruslan (Foto: Asep Ruslan)

Ketua Bidang Komunikasi dan Kerjasama APIDA Jabar, Asep Ruslan, kepada media mengajak masyarakat, akademisi, para penggiat dan penggerak perlebahan khususnya di Jawa Barat untuk bergabung sebagai anggota APIDA Jabar, karena banyak keuntungan yang akan didapatkan.

“Asosiasi Perlebahan Indonesia (API) Indonesia adalah organisasi nirlaba yang menghimpunkan diri dari semua penggiat dan penggerak perlebahan di seluruh Indonesia,” kata Asep Ruslan

Rina Indriati (Wkl. Bendahara) bersama pegiat lebah Jabar (Foto: Asep Ruslan)

“Bagi masyarakat khususnya warga Jawa Barat baik perorangan ataupun organisasi, para pengusaha, peternak dan penggiat lebah yang tertarik dan berminat menjalin kerjasama dan bergabung sebagai anggota APIDA Jabar, bisa datang ke Sekretariat APIDA Jabar di Kantor Perum Perhutani Divisi Regional Jabar & Banten Jln. Sukarno Hatta No. 628 kota Bandung,” ujar Ketua Paguyuban Asep Dunia DPW Priangan Barat.

“Saya optimis perlebahan di Indonesia khususnya di Jawa Barat bisa berkembang pesat bila produksi pakan lebah benar-benar ditingkatkan sehingga target produksi madu yang diharapkan bisa tercapai,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishBahasa Indonesia